Cara Menghitung Kebutuhan SDM Ideal di Klinik Pratama
Aplikasi RME – Bagi anda yang mengelola klinik pratama, menentukan jumlah karyawan atau sumber daya manusia (SDM) sering kali jadi masalah yang bikin pusing. Kalau tenaga medisnya terlalu sedikit, nanti pasien marah karena menunggu lama dan pelayanan jadi berantakan. Tapi kalau tenaga medisnya kebanyakan, pengeluaran klinik anda malah jadi membengkak sekali.
Menentukan kebutuhan SDM yang ideal itu sebenarnya tidak boleh asal tebak saja. Anda harus menghitungnya pakai data, seperti melihat berapa banyak pasien yang datang dan bagaimana kemampuan operasional klinik anda sehari-hari. Kalau rencananya sudah pas, klinik anda bisa melayani pasien dengan bagus tanpa bikin rugi keuangan. Lalu, bagaimana sih cara hitung kebutuhan SDM yang benar di klinik pratama?
Kenapa Perencanaan SDM itu Penting?
Anda harus tahu kalau biaya untuk gaji SDM itu adalah salah satu pengeluaran paling besar di klinik. Selain soal uang, kepuasan pasien juga tergantung sekali sama kesiapan dokter dan perawat di sana.
Kalau perencanaan SDM anda bagus, ini manfaat yang bisa didapat:
Kualitas pelayanan ke pasien tetap terjaga.
Pasien tidak perlu antre sampai bosan.
Beban kerja dokter dan perawat tidak terlalu berat.
Biaya operasional klinik jadi lebih terkontrol.
Kerja klinik jadi lebih efisien dan rapi.
Jenis SDM yang Biasanya Ada di Klinik Pratama
Sebelum mulai menghitung, anda harus mendata dulu siapa saja yang harus ada di klinik. Biasanya, jenis SDM yang dibutuhkan itu adalah:
Dokter: Ini yang paling utama untuk periksa pasien dan kasih obat.
Perawat atau Asisten Medis: Tugasnya bantu dokter waktu ada tindakan atau periksa kondisi pasien.
Tenaga Administrasi: Ini yang jaga di depan untuk daftar pasien dan urus berkas-berkas.
Tenaga Farmasi: Bagian yang urus stok obat dan bikin resep buat pasien.
Kasir atau Bagian Keuangan: Tugasnya urus pembayaran dan catat uang masuk-keluar.
Hal-hal yang Mempengaruhi Jumlah SDM
Ada beberapa poin yang harus anda perhatikan sebelum menentukan jumlah orang yang bekerja
Jumlah Pasien Setiap Hari: Ini patokan paling penting. Contohnya, biasanya satu dokter umum itu sanggup pegang 20 sampai 30 pasien sehari. Kalau lebih dari itu, biasanya dokter sudah kecapekan.
Jam Buka Klinik: Kalau klinik anda buka 24 jam, tentu butuh orang lebih banyak karena ada sistem shift. Beda dengan klinik yang cuma buka pagi sampai sore saja.
Layanan yang Tersedia: Kalau ada layanan tambahan seperti cek darah (laboratorium), anda butuh orang analis. Kalau ada rawat inap, otomatis butuh perawat yang jaga stand-by.
Sistem Kerja: Kalau klinik masih pakai buku manual untuk catat pasien, anda butuh banyak staf admin. Tapi kalau sudah pakai komputer atau digital, kerjaan jadi lebih cepat dan staf bisa dikurangi.
Cara Sederhana Menghitung Kebutuhan SDM
Anda bisa pakai cara gampang ini untuk mulai menghitung. Pertama, lihat rata-rata pasien yang datang setiap hari. Contoh hitungannya
Misalnya klinik anda kedatangan 60 pasien setiap hari. Jika satu dokter sanggup melayani 25 pasien dengan baik, maka anda setidaknya butuh 2 sampai 3 dokter supaya pasien tidak menumpuk. Untuk perawat, biasanya menyesuaikan jumlah dokter, misalnya satu dokter dibantu satu perawat. Sedangkan untuk admin, anda sesuaikan saja dengan kecepatan mereka mendaftarkan pasien tersebut.
Baca juga Cara Menyusun Perjanjian Kerja Tenaga Medis yang Aman Secara Legal
Kendala yang Sering Muncul
Walaupun kelihatannya mudah dihitung, tapi praktiknya sering banyak masalah, seperti
Jadwal dokter yang sering berantakan.
Staf admin yang stres karena kerjaannya terlalu banyak.
Antrean pasien yang tidak habis-habis.
Susah memantau apakah staf kerjanya sudah benar atau belum.
Masalah-masalah ini biasanya muncul karena sistem di klinik anda belum tertata dengan rapi.
Menggunakan Teknologi agar SDM Lebih Efisien
Sekarang sudah jamannya pakai sistem digital untuk mengelola klinik. Dengan sistem ini, anda bisa mengatur jadwal dokter secara otomatis dan mengatur antrean pasien dengan lebih rapi. Pekerjaan tulis-menulis manual juga jadi berkurang banyak, jadi staf anda bisa lebih fokus urus pasien daripada urus kertas.
Menentukan jumlah SDM yang pas adalah kunci supaya klinik anda bisa terus jalan dan untung. Selain hitung-hitungan orang, anda juga perlu dukungan sistem yang baik seperti Rekam Medis Elektronik.
Dengan sistem digital yang pas seperti Klik Medis, anda bisa mengelola jadwal dokter, antrean, dan data pasien dengan aman dan otomatis. Klik Medis sudah dipercaya lebih dari 1000 klinik dan sudah bisa nyambung (bridging) ke BPJS dan SatuSehat. Jadi, manajemen SDM anda akan jauh lebih mudah dan efisien.
Share this content:



Post Comment