Aplikasi klinik – Di zaman sekarang yang serba digital, urusan data di layanan kesehatan itu jadi hal yang sangat penting sekali. Salah satu bagian yang bikin data jadi akurat dan rapi adalah Kode Farmasi dan Alat-alat Kesehatan atau biasa disebut KFA. Kode KFA ini fungsinya sebagai identitas standar buat obat-obatan, bahan medis, dan alat kesehatan yang dipakai di tempat pelayanan kesehatan. Kalau anda paham soal KFA ini, fasilitas kesehatan bisa bikin pelayanan jadi lebih bermutu dan juga memenuhi aturan yang ada.
1. Kode Farmasi
Jadi kode farmasi adalah kode unik untuk menandai produk farmasi dan obat. Di dalam kode ini ada informasi penting kayak nama obatnya, zat aktifnya apa, bentuknya, dosis, sampai satuannya. Karena ada kode farmasi ini, setiap obat bisa dikenali sama persis di semua sistem kesehatan.
Penerapan kode ini sangat membantu waktu mencatat resep, atur stok obat, sampai laporan penggunaan obat. Kode farmasi juga bikin risiko salah kasih obat jadi kecil karena kadang nama atau kemasan suka mirip. Di sistem digital, kode ini jadi dasar buat Rekam Medis Elektronik (RME) supaya data terapi pasien tercatatnya benar.
2. Kode Alat Kesehatan
Selain obat, kan fasilitas kesehatan pasti pakai alat kesehatan juga. Mulai dari alat buat diagnosa sampai alat tindakan. Kode alat kesehatan gunanya sebagai identitas standar buat setiap alat itu.
Isi kodenya memuat info soal jenis alat, fungsinya, spesifikasi, dan kategorinya. Kalau pakai kode ini, proses mendata barang jadi lebih gampang. Kita bisa pantau ketersediaan barang, masa pakainya, sampai jadwal servis alatnya. Ini penting banget buat jaga keselamatan pasien dan memastikan alatnya kondisi bagus.
3. Penerapan KFA
Penerapan KFA ini dilakukan menyeluruh. Baik itu di praktik mandiri, klinik, rumah sakit, atau laboratorium. Biasanya KFA sudah dimasukkan langsung ke sistem informasi manajemen dan RME.
Nanti prakteknya, tenaga kesehatan tinggal pilih obat atau alat berdasarkan kode KFA yang ada di sistem komputer. Cara ini memastikan data yang dicatat itu seragam dan bisa dibaca sistem lain. Misalnya buat sistem klaim atau laporan. Jadi datanya bisa ditukar antar fasilitas kesehatan dengan aman.
4. Manfaat KFA
Kalau menggunakan KFA, ada banyak manfaat buat layanan kesehatan, misalnya
- Datanya jadi standar, semua obat dan alat identitasnya sama di mana-mana.
- Mengurangi kesalahan medis, jadi jarang salah catat atau salah pakai obat.
- Kerja jadi efisien, urusan admin dan laporan jadi cepat.
- Mendukung aturan pemerintah, jadi fasilitas kesehatan anda patuh regulasi.
- Bisa buat analisis, datanya yang rapi bisa dipakai buat mikirin cara tingkatin layanan.
Jadi KFA ini komponen penting kalau mau berubah ke digital.
5. Contoh Penggunaannya
Contoh gampangnya, waktu dokter kasih resep ke pasien, sistem RME bakal munculin daftar obat sesuai kode farmasi. Dokter tinggal pilih obat yang pas, terus sistem otomatis mencatat infonya. Sama juga waktu perawat pakai alat medis, pemilihan kode alat memastikan penggunaan alat itu tercatat benar.
Di laboratorium juga begitu, kode alat dipakai buat catat alat periksa apa yang dipakai. Ini memudahkan melacak hasil periksa dan audit mutu. Semua data ini jadi satu di sistem yang rapi.
KlikMedis, Solusi Digital Layanan Kesehatan Anda
Penerapan KFA ini bakal makin maksimal kalau didukung sistem Rekam Medis Elektronik yang bagus. KlikMedis hadir sebagai solusi RME yang rasanya kayak anda punya tim IT sendiri. Dengan KlikMedis, anda bisa request fitur gratis sesuai kebutuhan klinik, dan ini tanpa minimal batas berlangganan.
KlikMedis ini cocok sekali buat praktik mandiri, klinik, atau laboratorium yang mau tingkatin kualitas di era digital. Anda bisa kelola KFA, data pasien, dan operasional secara terintegrasi dan aman. Jadi waktunya berubah bersama KlikMedis, ini solusi terbaik buat tingkatin layanan kesehatan berbasis Rekam Medis Elektronik.


