{"id":6226,"date":"2026-09-26T13:56:48","date_gmt":"2026-09-26T13:56:48","guid":{"rendered":"https:\/\/klikmedis.com\/blog\/?p=6226"},"modified":"2026-09-26T14:35:24","modified_gmt":"2026-09-26T14:35:24","slug":"apa-itu-rme-pengertian-manfaat-kenapa-wajib-klinik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/klikmedis.com\/blog\/apa-itu-rme-pengertian-manfaat-kenapa-wajib-klinik\/","title":{"rendered":"Apa Itu RME? Pengertian, Manfaat, dan Kenapa Wajib untuk Klinik"},"content":{"rendered":"<h2>Kalau Kamu Punya Klinik, Wajib Paham Ini Soal RME<\/h2>\n<p>Berdasarkan <strong>Permenkes Nomor 24 Tahun 2022<\/strong>, setiap fasilitas kesehatan wajib menyelenggarakan Rekam Medis Elektronik (RME) \u2014 bukan sekadar anjuran, melainkan kewajiban hukum yang harus dipatuhi oleh seluruh fasyankes di Indonesia. Belakangan ini, makin sering kamu denger istilah <strong>RME<\/strong> atau <strong>Rekam Medis Elektronik<\/strong> di dunia kesehatan Indonesia. Tapi sebenarnya, apa sih RME itu? Apakah cuma sekedar catat-mencatat pake komputer? Atau ada lebih dari itu?<\/p>\n<p>Di artikel ini, kita bakal bedah tuntas <strong>pengertian RME, dasar hukumnya, manfaat buat klinik kamu, sampai mitos yang sering bikin orang ragu pindah dari rekam medis kertas<\/strong>. Tenang, disajikan dengan bahasa yang santai tapi tetap komprehensif \u2014 cocok buat kamu yang baru mau mulai atau yang udah pakai RME tapi pengen tahu lebih dalem.<\/p>\n<p>Digitalisasi kesehatan di Indonesia sedang bergerak cepat. Hingga akhir tahun 2024, lebih dari 45.000 fasilitas kesehatan telah terdaftar di platform SATUSEHAT dengan sekitar 32.500 fasyankes yang rutin mengirimkan data Rekam Medis Elektronik ke sistem nasional. Target pemerintah adalah 100% fasyankes terintegrasi secara bertahap, menjadikan RME sebagai langkah strategis untuk mewujudkan satu data kesehatan nasional yang terpadu, real-time, dan dapat diakses oleh pemangku kebijakan.<\/p>\n<h2>Apa Itu RME? Pengertian Lengkap<\/h2>\n<p><strong>RME (Rekam Medis Elektronik)<\/strong> adalah sistem pencatatan, penyimpanan, dan pengelolaan data medis pasien dalam format digital yang terstruktur dan terintegrasi. Bedanya sama catatan kertas? Jauh banget. RME bukan cuma &#8220;ngetik di komputer&#8221; \u2014 ini sistem yang dirancang buat menggantikan seluruh fungsi rekam medis konvensional dengan teknologi informasi.<\/p>\n<p>Menurut <a href=\"https:\/\/peraturan.bpk.go.id\/Details\/249293\/permenkes-no-24-tahun-2022\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Permenkes No. 24 Tahun 2022<\/a>, rekam medis elektronik adalah rekam medis yang dibuat dengan menggunakan sistem elektronik yang diperuntukkan bagi penyelenggaraan rekam medis. Artinya, seluruh proses \u2014 dari pencatatan, pengolahan, penyimpanan, hingga pengamanan data medis pasien \u2014 dilakukan secara digital dalam satu sistem terpadu.<\/p>\n<p>Data yang tercakup dalam RME meliputi:<\/p>\n<ul>\n<li>Identitas pasien (nama, NIK, alamat, no. BPJS\/kartu)<\/li>\n<li>Riwayat kesehatan dan alergi<\/li>\n<li>Hasil anamnesis dan pemeriksaan fisik<\/li>\n<li>Diagnosis dan rencana terapi<\/li>\n<li>Resep obat dan tindakan medis<\/li>\n<li>Hasil laboratorium dan penunjang lainnya<\/li>\n<li>Informed consent dan dokumen medis lainnya<\/li>\n<li>Catatan perkembangan pasien<\/li>\n<\/ul>\n<p>Semua data ini tersimpan secara digital, terenkripsi, dan bisa diakses sesuai otoritas \u2014 jauh lebih aman daripada setumpuk map kertas yang bisa basah, hilang, atau terbakar.<\/p>\n<h2>Dasar Hukum RME di Indonesia<\/h2>\n<p>Ini yang paling penting dan nggak boleh kamu lewatin. <strong>Penerapan RME di Indonesia bukan lagi anjuran, tapi kewajiban hukum.<\/strong><\/p>\n<p>Dasar hukum utamanya adalah:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Permenkes No. 24 Tahun 2022<\/strong> tentang Rekam Medis \u2014 pasal 2 ayat (1) secara tegas menyatakan: <em>&#8220;Setiap Fasilitas Pelayanan Kesehatan wajib menyelenggarakan rekam medis secara elektronik.&#8221;<\/em> Ini artinya, seluruh faskes mulai dari puskesmas, klinik, praktik mandiri, hingga rumah sakit wajib pake RME.<\/li>\n<li><strong>Undang-Undang No. 17 Tahun 2023<\/strong> tentang Kesehatan \u2014 menguatkan bahwa rekam medis harus diselenggarakan sesuai standar, termasuk secara elektronik.<\/li>\n<li><strong>Permenkes No. 21 Tahun 2020<\/strong> \u2014 Rencana Aksi Nasional Transformasi Digital Kesehatan, salah satunya mendorong adopsi RME dan integrasi ke SATUSEHAT.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Konsekuensi kalau belum comply? Mulai dari teguran tertulis, penurunan akreditasi, kesulitan perpanjangan SIP tenaga medis, hingga sanksi administratif berupa pencabutan izin operasional. Untuk faskes yang melayani BPJS, integrasi RME ke SATUSEHAT juga sudah jadi syarat klaim \u2014 tanpa bridging, klaim BPJS kamu bakal terhambat.<\/p>\n<h2>RME vs Rekam Medis Kertas: Perbandingan Lengkap<\/h2>\n<p>Biar lebih jelas, berikut perbandingan antara RME dan rekam medis kertas dari beberapa aspek:<\/p>\n<table style=\"width:100%; border-collapse:collapse; margin:20px 0;\">\n<thead>\n<tr style=\"background-color:#2563eb; color:white;\">\n<th style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd; text-align:left;\">Aspek<\/th>\n<th style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd; text-align:left;\">Rekam Medis Kertas<\/th>\n<th style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd; text-align:left;\">RME (Elektronik)<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr style=\"background-color:#f9fafb;\">\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Keamanan Data<\/td>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Rentan rusak, basah, hilang, terbakar<\/td>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Terenkripsi, backup otomatis, audit trail<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Aksesibilitas<\/td>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Harus di tempat, antri cari berkas<\/td>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Akses dari mana saja (cloud), real-time<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"background-color:#f9fafb;\">\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Keterbacaan<\/td>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Tulisan dokter sering sulit dibaca<\/td>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Tercetak rapi, template terstandarisasi<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Efisiensi Waktu<\/td>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">10-15 menit per pasien cari &#038; tulis<\/td>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">3-5 menit per pasien, auto-save<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"background-color:#f9fafb;\">\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Integrasi Data<\/td>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Nggak bisa integrasi, input manual<\/td>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Integrasi SATUSEHAT, BPJS, farmasi, lab<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Analitik &#038; Laporan<\/td>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Hitung manual, rawan salah<\/td>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Dashboard real-time, laporan otomatis<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"background-color:#f9fafb;\">\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Biaya Jangka Panjang<\/td>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Cetak, fotokopi, tempat penyimpanan<\/td>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Langganan bulanan, nggak perlu kertas<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Kepatuhan Regulasi<\/td>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Sudah tidak sesuai Permenkes 24\/2022<\/td>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">100% sesuai regulasi Kemenkes<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2>Manfaat RME untuk Dokter, Pasien, dan Klinik<\/h2>\n<h3>\ud83d\udd39 Buat Dokter<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Dokumentasi lebih cepat<\/strong> \u2014 template dan auto-complete mempercepat pencatatan. Nggak perlu nulis ulang data pasien tiap kali datang.<\/li>\n<li><strong>Akses riwayat pasien instan<\/strong> \u2014 lihat riwayat kunjungan, diagnosis sebelumnya, dan alergi dalam hitungan detik. Clinical decision support juga bisa kasih alert interaksi obat.<\/li>\n<li><strong>Resep elektronik &#038; terintegrasi farmasi<\/strong> \u2014 resep langsung terkirim ke unit farmasi, pasien nggak perlu antri dua kali.<\/li>\n<li><strong>Remote access<\/strong> \u2014 cocok buat dokter yang praktik di beberapa tempat atau mau review data pasien dari rumah.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>\ud83d\udd39 Buat Pasien<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Pelayanan lebih cepat<\/strong> \u2014 nggak perlu nunggu lama sambil staf nyari berkas. Waktu tunggu turun drastis.<\/li>\n<li><strong>Data lebih akurat<\/strong> \u2014 nggak ada lagi risiko data ketuker atau salah baca tulisan dokter.<\/li>\n<li><strong>Riwayat medis tersimpan aman<\/strong> \u2014 data pasien tersimpan bertahun-tahun, bisa diakses kapan aja dibutuhkan.<\/li>\n<li><strong>Proses administrasi lebih lancar<\/strong> \u2014 pendaftaran online, antrian digital, pembayaran terintegrasi.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>\ud83d\udd39 Buat Klinik (Pemilik &#038; Manajemen)<\/h3>\n<ul>\n<li><strong>Kepatuhan regulasi terjamin<\/strong> \u2014 Permenkes 24\/2022 terpenuhi, nggak takut sanksi.<\/li>\n<li><strong>Integrasi SATUSEHAT &#038; BPJS<\/strong> \u2014 klaim BPJS lancar, data otomatis terkirim ke platform nasional. Baca selengkapnya: <a href=\"https:\/\/klikmedis.com\/blog\/cara-mengintegrasikan-sistem-klinik-dengan-satusehat\/\">Cara Mengintegrasikan Sistem Klinik dengan SATUSEHAT<\/a>.<\/li>\n<li><strong>Efisiensi operasional<\/strong> \u2014 kurangi biaya kertas, alat tulis, tempat arsip, dan tenaga administrasi.<\/li>\n<li><strong>Laporan real-time<\/strong> \u2014 lihat pendapatan, jumlah kunjungan, utilisasi obat, dan KPI klinik dalam satu dashboard.<\/li>\n<li><strong>Skalabilitas<\/strong> \u2014 mau nambah dokter atau buka cabang baru? Tinggal tambah user, nggak perlu gandakan berkas.<\/li>\n<li><strong>Keamanan data tingkat tinggi<\/strong> \u2014 enkripsi, backup berkala, dan audit trail menjamin data pasien aman. Baca juga: <a href=\"https:\/\/klikmedis.com\/blog\/pentingnya-audit-trail-dalam-sistem-rekam-medis-elektronik-di-klinik\/\">Pentingnya Audit Trail dalam Sistem Rekam Medis Elektronik<\/a>.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Komponen Utama Sistem RME<\/h2>\n<p>Sistem RME yang baik setidaknya memiliki komponen-komponen berikut:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Modul Pendaftaran &#038; Antrian<\/strong> \u2014 manajemen kunjungan pasien, booking online, antrian digital.<\/li>\n<li><strong>Modul Rekam Medis<\/strong> \u2014 pencatatan anamnesis, diagnosis, tindakan, resep, SOAP\/clinical pathway.<\/li>\n<li><strong>Modul Farmasi<\/strong> \u2014 manajemen stok obat, resep elektronik, alert interaksi obat, expiry date tracking.<\/li>\n<li><strong>Modul Laboratorium<\/strong> \u2014 input hasil lab, tracking pemeriksaan, integrasi dengan alat lab.<\/li>\n<li><strong>Modul Billing &#038; Keuangan<\/strong> \u2014 tagihan pasien, klaim BPJS\/asuransi, laporan keuangan.<\/li>\n<li><strong>Modul Laporan &#038; Analitik<\/strong> \u2014 dashboard KPI, laporan kunjungan, pendapatan, utilisasi.<\/li>\n<li><strong>Modul Integrasi<\/strong> \u2014 koneksi ke SATUSEHAT, BPJS, sistem pembayaran, dan platform lain.<\/li>\n<li><strong>Modul Keamanan<\/strong> \u2014 enkripsi data, audit trail, manajemen akses berbasis peran (RBAC). Baca selengkapnya: <a href=\"https:\/\/klikmedis.com\/blog\/strategi-menjaga-kerahasiaan-pasien-di-era-digital\/\">Strategi Menjaga Kerahasiaan Pasien di Era Digital<\/a>.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Jenis-Jenis RME Berdasarkan Platform<\/h2>\n<p>Secara teknis, RME dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan platformnya:<\/p>\n<h3>1. RME Cloud (Web-Based)<\/h3>\n<p>Akses lewat browser, data disimpan di server cloud. <strong>Kelebihan:<\/strong> nggak perlu install, bisa diakses dari mana aja, backup otomatis, update gratis. <strong>Kekurangan:<\/strong> butuh koneksi internet stabil. Ini adalah model yang paling banyak dipakai klinik di Indonesia saat ini karena praktis dan biaya terjangkau.<\/p>\n<h3>2. RME Desktop (On-Premise)<\/h3>\n<p>Install di komputer lokal, data disimpan di server klinik sendiri. <strong>Kelebihan:<\/strong> akses cepat tanpa internet, kontrol data penuh. <strong>Kekurangan:<\/strong> biaya maintenance tinggi, rawan kehilangan data kalau hard disk rusak, update manual.<\/p>\n<h3>3. RME Hybrid<\/h3>\n<p>Kombinasi cloud dan on-premise. Data tetap tersimpan lokal, tapi bisa sinkron ke cloud untuk backup dan akses jarak jauh. Cocok buat klinik yang butuh keduanya.<\/p>\n<p>Buat klinik di Indonesia, RME cloud seperti <a href=\"https:\/\/klikmedis.com\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">KLIKMEDIS<\/a> biasanya jadi pilihan paling praktis karena urusan server, backup, dan keamanan data udah ditangani tim IT profesional.<\/p>\n<h2>Mitos vs Fakta Seputar RME<\/h2>\n<p>Masih banyak mitos yang bikin pemilik klinik ragu pindah ke RME. Yuk, kita lurusin satu-satu:<\/p>\n<table style=\"width:100%; border-collapse:collapse; margin:20px 0;\">\n<thead>\n<tr style=\"background-color:#2563eb; color:white;\">\n<th style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd; text-align:left;\">Mitos<\/th>\n<th style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd; text-align:left;\">Fakta<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr style=\"background-color:#f9fafb;\">\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">&#8220;RME itu mahal, cuma buat klinik besar&#8221;<\/td>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Sekarang banyak RME dengan harga mulai dari Rp150rb\/bulan \u2014 bahkan ada yang gratisan buat pemakaian terbatas. Jauh lebih murah daripada biaya kertas dan arsip.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">&#8220;RME ribet, susah dipakai staf&#8221;<\/td>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">RME modern didesain user-friendly, mirip aplikasi sehari-hari. Vendor kredibel juga menyediakan pelatihan gratis sampai bisa.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"background-color:#f9fafb;\">\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">&#8220;Data di cloud nggak aman&#8221;<\/td>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Justru sebaliknya \u2014 data di cloud lebih aman karena terenkripsi, backup otomatis, dan server bersertifikasi. Bandingkan dengan map kertas yang bisa kebakaran atau basah.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">&#8220;RME cuma buat klinik besar\/pasien banyak&#8221;<\/td>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Praktik mandiri dengan 10-20 pasien\/hari juga sangat terbantu dengan RME. Lebih rapi, profesional, dan compliance.<\/td>\n<\/tr>\n<tr style=\"background-color:#f9fafb;\">\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">&#8220;Kalau listrik mati\/gak ada internet, klinik lumpuh&#8221;<\/td>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">RME modern punya mode offline atau backup manual. Plus, listrik\/internet mati di Indonesia sekarang udah jarang banget \u2014 nggak sebanding dengan risikonya.<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">&#8220;Migrasi dari kertas ke RME susah&#8221;<\/td>\n<td style=\"padding:10px; border:1px solid #ddd;\">Vendor RME profesional menyediakan layanan migrasi data gratis. Tinggal kasih data lama, mereka yang pindahin. Pelatihan juga diberikan sampai staf benar-benar bisa.<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2>Kesimpulan: RME Bukan Lagi Pilihan, Tapi Kewajiban<\/h2>\n<p>Rekam Medis Elektronik (RME) bukan cuma tren teknologi \u2014 ini adalah <strong>kebutuhan fundamental<\/strong> buat klinik di Indonesia sekarang. Dari sisi regulasi, Permenkes 24\/2022 udah mewajibkan. Dari sisi operasional, RME bikin klinik kamu lebih efisien, data lebih aman, dan pelayanan lebih profesional.<\/p>\n<p>Kalau kamu masih pakai rekam medis kertas, sekarang saatnya beralih. Nggak perlu takut \u2014 proses migrasi, pelatihan, dan setup semuanya bisa dibantu tim profesional. Yang penting, kamu mulai dari sekarang sebelum ketinggalan.<\/p>\n<h2>Referensi &amp; Sumber Resmi<\/h2>\n<ol>\n<li><strong>Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 24 Tahun 2022<\/strong> tentang Rekam Medis \u2014 <a href=\"https:\/\/peraturan.bpk.go.id\/Details\/245110\/permenkes-no-24-tahun-2022\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/peraturan.bpk.go.id\/Details\/245110\/permenkes-no-24-tahun-2022<\/a><\/li>\n<li><strong>Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023<\/strong> tentang Kesehatan \u2014 <a href=\"https:\/\/peraturan.bpk.go.id\/Details\/258044\/uu-no-17-tahun-2023\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/peraturan.bpk.go.id\/Details\/258044\/uu-no-17-tahun-2023<\/a><\/li>\n<li><strong>Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 21 Tahun 2020<\/strong> tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan 2020-2024<\/li>\n<li><strong>Kementerian Kesehatan RI<\/strong> \u2014 Data Capaian Implementasi SATUSEHAT dan Integrasi Rekam Medis Elektronik di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Seluruh Indonesia \u2014 <a href=\"https:\/\/satusehat.kemkes.go.id\/data\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/satusehat.kemkes.go.id\/data<\/a><\/li>\n<li><strong>Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019<\/strong> tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PSTE)<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Siap Beralih ke RME untuk Klinik Kamu?<\/h2>\n<p>Kalau kamu lagi cari <strong>aplikasi RME yang terjangkau, fitur lengkap, dan didukung tim IT yang siap bantu kapan aja<\/strong>, <a href=\"https:\/\/klikmedis.com\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>KLIKMEDIS<\/strong><\/a> jawabannya.<\/p>\n<ul>\n<li>Mulai dari <strong>Rp150rb\/bulan<\/strong> (Praktek Mandiri) \u2014 bahkan ada paket GRATIS buat coba-coba<\/li>\n<li><strong>Integrasi SATUSEHAT &#038; BPJS<\/strong> \u2014 gratis migrasi dan bridging<\/li>\n<li><strong>Gratis request fitur<\/strong> \u2014 sesuai kebutuhan klinik kamu, nggak perlu takut sistemnya kaku<\/li>\n<li><strong>Seperti punya tim IT sendiri<\/strong> \u2014 pendampingan selamanya, nggak cuma pas awal doang<\/li>\n<li>Tanpa minimal batas berlangganan \u2014 berhenti kapan aja kalau nggak cocok<\/li>\n<\/ul>\n<p>Yuk, <a href=\"https:\/\/klikmedis.com\/demo.html\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">coba demo gratis<\/a> atau <a href=\"https:\/\/wa.me\/6289699935552?text=Halo%20admin%2C%20saya%20ingin%20konsultasi%20tentang%20RME%20untuk%20klinik%20saya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">konsultasi gratis via WhatsApp<\/a> \u2014 tim KLIKMEDIS siap bantu kamu pilih paket yang paling cocok!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalau Kamu Punya Klinik, Wajib Paham Ini Soal RME<br \/>\nBelakangan ini, makin sering kamu denger istilah RME atau Rekam Medis Elektronik di dunia kesehatan Indon&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6236,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[],"class_list":["post-6226","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-blog"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/klikmedis.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6226","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/klikmedis.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/klikmedis.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klikmedis.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klikmedis.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6226"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/klikmedis.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6226\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6258,"href":"https:\/\/klikmedis.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6226\/revisions\/6258"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/klikmedis.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6236"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/klikmedis.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6226"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/klikmedis.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6226"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/klikmedis.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6226"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}